Merangin Tolak Warga Luar Daerah Masuk

MERANGIN – Untuk mencegah meluasnya penyebaran Covid-19 di Bumi Tali Undang Tambang Teliti Kabupaten Merangin, Pemerintah Kabupaten Merangin telah memberlakukan jam malam dan menolak warga luar daerah Provinsi Jambi untuk masuk ke Kabupaten Merangin.

Apalagi Kabupaten Merangin merupakan salah satu Kabupaten/Kota yang terbanyak terpapar Civid-19, yakni sebanyak 10 orang berstatus PDP.

‘’Untuk mencegah meluasknya Covid-19, maka akan memberlakukan jam malam dan melarang warga luar daerah masuk ke Kabupaten Merangin dan kita akan kaji usulkan PSBB,’’ kata Bupati Merangin Dr. H. Al Haris, S Sos, MH dalam jumpa pers di sekretariat Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Merangin, minggu, 26 April 2020.

Dijelaskan Bupati Merangin, mulai hari Senin, 27 April 2020 akan menandatangani surat edaran dan memberlakukan pengawasan ketat di pintu batas menolak warga luar provinsi Jambi ke Kabupaten Merangin. Dan juga warga tidak dibolehkan melakukan aktivitas lewat jam 10 malam atau pukul 22.00 WIB. ‘’Ini adalah kesepakatan dengan Kapolres, Kodim dan pihak terkait, demi keselamatan masyarakat Merangin,’’ ungkap Bupati Merangin. Dengan tegas, tim yang berkerja di posko, baik di Pamenang, Tabir dan Pangkalan Jambu akan memeriksa semua kendaraan yang lewat secara satu persatu dan jika ada warga dari luar Provinsi Jambi yang akan masuk ke Merangin akan di tolak, kecuali ada surat perintah dinas. (IKP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat