Merangin Siapkan Rp 30 M, Terkait Penanganan Corona

BANGKO – Pemerintah Kabupaten Merangin di bawah kepemimpinan Bupati Merangin  Dr. H. Al Haris, S Sos, MH bersama wakil Bupati Merangin H. Mashuri, SPd, MM mengeluarkan surat edaran nomor: SE/ 900/19/2020 tentang Refocosing Kegiatan dan Relokasi Anggaran dalam rangka percepatan penanganan wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) atau melakukan rasionalisasi anggaran, dalam rangka terkait penanganan Corona di Kabupaten Merangin.

Menurut Bupati Merangin Dr. H. Al Haris, S Sos, MH dalam surat edaran tertanggal 3 April 2020 yang ditujukan kepada seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Kabupaten Merangin. Hasil repocusing kegiatan relokasi anggaran dientry ke Simda paling lambat 7 April 2020. Setelah dilakukan rasionalisasi dan demia kemanusiaan, maka Pemerintah Kabupaten Merangin menganggarkan sebesar Rp 30 milyar untuk percepatan dan penanganan wabah corona di Kabupaten Merangin ini.

”Kita bicara soal kemanusiaan, jika nantinya ada yang warga yang terkena corona dan keluarganya akan dibiayai kehidupannya oleh pemda, seperti ada yang PHK, keluarga korban corna tidak bisa bekerja dan untuk menambah kelengkapan peralatan medis yang melayani pasien corona,” kata Bupati Merangin Dr. H Al Haris, S Sos, MH usai rapat Paripurna DPRD Merangin dengan agenda Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) APBD Tahun Anggaran 2019 di Gedung DPRD Kabupaten Merangin, Senin, 6 April 2020.

Hal tersebut dilakukan sehubungan dengan semakin meluasnya penyebaran wabah Corona 19 yang telah ditetapkan sebagai pendemi global oleh World Health Organization (WHO). Maka perlu langkah-langkah antisipasi dan penanganan secara cepat, tepat, focus, terpadu dan sinergi antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah dengan melakukan refocusing kegiatan relokasi anggaran serta pengadaan barang dan jasa dalam rangka percepatan penanganan wabah virus Corona 19.

‘’Maka untuk mendukung langkah-langkah percepatan penanganan wabah virus Corona di Kabupaten Merangin kepada seluruh kepala OPD dalam kabupaten Merangin agar melaksanakan Refocosing kegiatan dan relokasi anggaran,’’ kata Bupati Merangin dalam surat edaran tersebut.

Dijelaskannya, repocosing kegiatan dari alokasi anggaran sebesar 10 persen diambil dari dana transfer umum (DAU dan DBH). Untuk refocusing kegiatan anggaran yang dilakukan antara lain pada belanja perjalanan dinas, penyelenggaraan kegiatan rapat, pendidikan dan pelatihan, bimbingan teknis, sosialisasi, workshop, seminar atau kegiatan sejenis lainnya serta kegiatan seremonial yang dapat ditunda pelaksanaannya.

‘’Selanjutnya juga terhadap belanja modal yang kurang prioritas, kegiatan pembangunan sarana dan prasarana kelurahan dan kegiatan-kegiatan lain yang belum proritas,’’ terang Bupati Merangin. (IKP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat